"Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui." (Al-Baqarah: 169).
“Wahai orang beriman, jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu berita, maka selidik (untuk menentukan) kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan perkara yang tidak diingini dengan sebab kejahilan kamu (mengenainya) sehingga menyebabkan kamu menyesali perkara yang kamu lakukan.” (Surah al-Hujurat, ayat 6)
Di kemaskini post pada 04/02/2021 Pada jam 23:40pm Kuala Lumpur

Saturday, October 23, 2010

10 Bisikan Agama Islam Melengkapkan Kehidupan


1-Jangan kamu memotong percakapan seseorang,berilah peluang kepada orang lain memberi pandangan sehingga lengkap.

2-Berusahalah mencari faedah dari setiap pendapat orang lain sebelum kamu memberi sesuatu jawapan.

3-Jangan kamu berdengki dengan pandangan orang lain, tunjukkan penumpuan anda dengan apa yang mereka cakapkan, walaupun anda tidak berminat dengan tajuk yang mereka pertengahkan.

4-Bercakaplah secara terbuka, serulah manusia mengikut kemampuan fikiran mereka dan jauhilah dengan percakapan yang tidak memberi kesenangan kepada mereka.

5-Sebaik percakapan adalah percakapan yang sedikit, jangan terlalu panjang sehingga menjemukan dan jangan bercakap dengan sesuatu yang memberi faedah atau tidak memberi pengajaran kepada mereka.

6-Bercakaplah dengan penuh peradaban dengan ahli-ahli Ilmu, pilihlah masa yang sesuai, janganlah bercakap terlalu banyak kerana mereka mempunyai pekerjaan yang lebih penting.

7-Hampirkanlah diri semasa bercakap dengan seseorang, berbincanglah dengan seseorang tanpa menolak pendapat orang lain.

8-Lenbutkan percakapan anda, janganlah bersikap kasar kerana dengan kelembutan membolehkan mereka menerima pendapat anda.

9-Pilihlah sebaik-baik gaya bahasa, Jangan sesekali-kali melukakan hatu seseorang.

10-Jika kamun jemu berbual dan merasakan tiada faedah berbuat demikian,Rasulullah SAWvtelah bersabda: Sesungguhnya pemimpin keluarga akan berada dalam Syurga apabila mengalah di dalam sesuatu perkara, sedangkan dia sebenarnya pada pihak yang benar.

3 Perkara membuktikan kehebatan Imam As-Shafie

Imam As-Syafie bertemu dan Imam Ibnu Hanbal selama 3 hari, 3 perkara terbongkar apabila puteri Imam Ibnu Hanbal mengemukan 3 persoalan:
1-Kenapa Imam As-Shafie makan di rumah Imam Ibnu Hanbal dengan banyak, sedangkan seorang imam terkenal sepatutnya zuhud dan makan sedikit? Jawapan Imam As-Shafie ” Saya makan banyak kerana bapa kamu adalah seorang pemurah dan wara’, maka makanan yang disediakan oleh orang yang pemurah dan wara’ akan memberi berkat kepada pemakannya”.
2-Kenapa Imam As-Shafie tidak solat tahajjud pada waktu malam dan sentiasa tidur, sedangkan kelaziman seorang ulama’ adalah banyak bertahajjud diwaktu malam ?. Imam As-Shafie menjawab: ” Saya tidak tidur di waktu malam, saya hanya berbaring dan berfikir tentang hukum fekah dan jawapannya untuk panduan ummah, setiap malam saya berjaya menyediakan 100 masalah feqah dan 100 jawapan untuk masalah tersebut “.
3-Kenapa Imam As-Shafie bersolat subuh tanpa mengambil wuduk ? Jawapan Imam As-Shafie : ” Saya tidak tidur pada waktu malam dan wuduk saya tidak batal, oleh itu saya gunakan wuduk yang sedia ada untuk solat subuh “.
Begitulah kehebatan umat terdahulu yang hidup sentiasa dalam ilmiah, hidup mereka ikhlas kerana Allah SWT, mereka tidak mencari pangkat tetapi pangkat mencari mereka. Mereka tidak  gunakan pangkat ulamak dan kepakaran mereka untuk mencari duit atau habuan tetapi duit akan mencari mereka. Mereka bertemu untuk ilmu dan tanpa bermatlamatkan politik dan menjual agama Allah SWT tetapi pertemuan sekarang sama ada orang politik, cendikiawan, pakar-pakar, ulamak dan sebagainya semuanya bermatlamatkan politik dan habuan serta kepentingan peribadi. Zaman mengejar pahala Allah SWT dan membentuk keikhlasan dalam jiwa tidak lagi wujud, sehingga ayat-ayat suci Al-Quran dan doa munajat dipersedakan dengan alunan-alunan muzik. Kini sudah sampai masanya larangan dan apa yang Rasulullah SAW takuti telah menjadi budaya dan persendaan masyarakat Islam, Ibadat dan pesta tidak ada perbezaan. Wallah Hua’lam. Nauzubillah Min Zalik.
Ya Allah jadikanlah diriku  hambaMu yang sentiada hidup dalam kawalan Mu setiap saat, sesungguhnya syariatMu terlalu sempurna walaupun di dalam tandas dan di angkasa raya telah Engkau sediakan hukum dan hakam yang amat sempurna. Jauhkanlah diriku dari ternoda dengan insan sekular yang menyembahMu hanya di dalam solat dan Ibadat sahaja sedangkan memusuhiMu dalam semua tindakan lain serta berani mencipta syariat selain daripada syariatMu… Amin Ya Rabbal Alamin.

Hubungan Maksiat Dengan Bala Bencana


Wahai saudaraku, sadarlah, perbaikilah amalmu dengan sekuat tenaga. Amatilah setiap zaman dengan cermat. Sebab, ada zaman yang keburukannya banyak dan kebahagiaannya sedikit, kesedihannya tersebar rata, kesusahannya banyak dan keberkahannya sedikit. Oleh karena itu seorang yang berakal hendaknya sadar dan berhati-hati, berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan segenap kemampuannya agar terhindar dari bencana.
Sesungguhnya yang menjerumuskan manusia ke dalam berbagai bencana ini tiada lain adalah kelalaian, pengabaian, berpalingnya mereka dari Allah Yang Maha Tinggi, dan keinginan kuat untuk dekat kepada Allah tanpa diiringi amal yang memadai. Karena itulah Allah Ta’âlâ murka dan tidak memberikan berkah pada bumi. Sehingga alam porak poranda dan keadaan makhluk pun terpuruk.
Demikianlah zaman yang penuh kelalaian, di dalamnya para pelaku maksiat bermaksiat secara terang- terangan, zaman yang serba sulit, zaman yang
pengaruhnya sangat mengkhawatirkan. Keadaan ini menunjukkan bahwa Allah Ta’âlâ telah berpaling dari makhluk-Nya. Sebab, jika Allah meridhoi hamba-Nya, maka Ia akan memandang mereka dengan penuh kasih, alam pun bercahaya, jiwa senang, hati hidup, kebahagiaan tampak, keadaan manusia menjadi baik, berkah melimpah ruah dan kebaikan semakin meningkat.
Dikatakan dalam sebuah syair:
Kau lihat kampung ini ceria saat Nu’ma ada,
Dan menjadi suram ketika ia tiada
Atau:
Demi hidupku,
jika hati ini bahagia saat berdekatan denganmu,
ia pasti menderita ketika jauh darimu
kau pergi atau tinggal,
cintaku padamu tetap membara,
tempatmu di hatiku selalu terjaga
betapa sepi dunia tanpa dirimu
dan alangkah indahnya dunia bila bersamamu
Atau:
Kehadiranmu membuatku senang dan bahagia
tanpamu dunia ini bagiku adalah penjara
kujalani hidup ini
dan kehidupan pun terasa nikmat bersamamu
berderai air mataku karenamu
dan kampung ini terasa nyaman berkatmu
Jika tidak berlomba ‘tuk memperoleh cintamu
dan tidak cemburu kepadamu,
lalu dengan siapa lagi aku mesti berlomba?
Kau telah membuatku mencintai Najd dan Hajir,
Padahal keduanya bukan negeriku
Kau dahulu pernah tinggal di situ
Maka keduanya menjadi tempat nyaman bagiku
Para ulama berkata, “Jika Allah Ta’âlâ berpaling dari makhluk, Ia jadikan alam ini gelap gulita, maka lenyaplah kesenangannya, padamlah cahayanya, hancurlah hati manusia, menjadi buruk keadaan mereka, tersebar merata kesedihan, menjadi sedikit kebaikan, lenyaplah amanah, hilanglah rasa cinta, membumbung tinggi harga-harga, orang jahat berkuasa, berkuranglah keuntungan para pedagang, orang berakal menjadi bingung menyaksikan peristiwa- peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan bumi rusak dan tak ramah kepada penghuninya.
Dalam syair dikatakan:
Jika aku berkunjung ke suatu kota
dan tak kulihat engkau di sana
kota berubah muram wajahnya
dan semua menjadi gelap gulita
Bencana ini terjadi karena dosa-dosa manusia; karena mereka melanggar larangan-Nya dan mengabaikan perintah-Nya. Sebab Allah dapat menyegerakan
atau menunda siksa. Siksa yang disegerakan adalah seperti yang telah kusebutkan: kerusakan alam dan lain-lain. Adapun siksa yang ditunda adalah siksa yang dijanjikan di akhirat.
Oleh karena itu, orang yang cerdas seharusnya bangkit dari tidurnya dan mencurahkan semua tenaga untuk beribadah kepada Tuhannya. Sehingga, ketika manusia ditimpa siksa dan bencana, maka Allah dengan rahmat-Nya akan menyelamatkan mereka yang sungguh-sungguh berkhidmat kepada-Nya.
Sebab, bencana yang diturunkan akan menimpa semua manusia: yang taat apalagi yang durhaka. Hanya saja bencana yang menimpa orang yang baik, sedikit dan sangat ringan. Meskipun bencana dan musibah duniawi menyakitkan dan membahayakan, namun demi mencari pahala, maka kaum sholihin bersabar atas pahitnya qodho dan pedihnya bala`, mereka berkata:
baik atau pun buruk perlakuannya
aku pasti ridho kepadanya
dan hatiku pun rela dengan ketentuannya
meski tak pernah kuhirup aroma keridhoanmu
meski tak kunjung henti hari-hari amarahmu
Lain halnya dengan orang yang lalai dan suka bermaksiat, mereka akan mendapat bencana dan malapetaka yang dahsyat. Demikian buruknya perbuatan mereka, sehingga bencana itu juga menimpa orang-orang yang baik di antara mereka. Allah SWT berfirman dalam kitab-Nya yang mulia, “Dan peliharalah dirimu daripada siksa yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim di antaramu saja.” (QS Al-Anfal, 8:25)
Juga disebutkan bahwa Allah SWT berfirman dalam salah satu kitab yang Ia turunkan, “Karena dosa seorang munafik, sebuah kota terbakar. Lantaran dosa
seorang munafik, dunia terbakar.”
Perbuatan yang paling sering menyebabkan manusia tertimpa berbagai bencana adalah amalan yang muncul dari hati yang penuh kedengkian dan riya,
terutama jika amalan itu dikerjakan oleh seorang ahli zuhud atau ahli ilmu.
Sebab, Allah SWT telah berfirman kepada bani Israil, “Kalian menuntut ilmu untuk selain Allah. Kalian belajar bukan untuk diamalkan. Kalian bersihkan minuman kalian dari kotoran, tapi makanan haram sebesar gunung kalian telan. Kalian memakai pakaian dari bulu domba, tapi menyembunyikan nafsu serigala. Karena itu demi Keagungan-Ku, Aku bersumpah akan menimpakan kepada kalian fitnah yang dapat menyesatkan pemikiran para ahli pikir dan hikmah.”
Untungnya, setiap terjadi bencana Allah Ta’âlâ selalu menyayangi dan melindungi hamba-hamba-Nya:
Demikianlah menjadi kewajiban Kami untuk
menyelamatkan orang-orang yang beriman.
(QS Yunus, 10:103)
Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman. (QS Al-Haj, 22:38)
Diriwayatkan bahwa seorang utusan Allah Azza wa Jalla menemui seorang lelaki saleh Bani Israil yang ditimpa berbagai bencana, “Jangan takut, sesungguhnya Allah bersamamu, Allah berfirman untukmu, ‘Sesungguhnya seorang kekasih tidak akan menelantarkan kecintaannya. Orang yang bertawakal
kepada-Ku tidak akan hina. Dan orang yang meminta kekuatan dari-Ku, tidak akan lemah.”
(Memahami Hawa Nafsu, Îdhôhu Asrôri ‘Ulûmil Muqorrobîn, Putera Riyadi)

Friday, October 22, 2010

TERDAPAT SEDIKIT PERBEZAAN HATI LELAKI DAN WANITA


قلب الرجل وقلب المرأة

تبين حديثاً أن قلب الرجل مختلف عن قلب المرأة من حيث الحجم والعمليات الفيزيائية وإفراز الهرمونات….
http://www.kaheel7.com/ar/images/stories/heart-female-male.JPG
لا يزال العلم يكشف اختلافات جوهرية بين الذكر والأنثى … فقد وُجد أن حجم دماغ المرأة أقل من حجم دماغ الرجل من 10-15 % وطريقة عمل دماغ المرأة تختلف عن طريقة عمل دماغ الرجل، وكذلك هناك اختلافات في طريقة التفكير وطريقة معالجة المعلومات واختلافات في الاستجابة للمؤثرات الخارجية…
BUKTI BAHAWA ALLAH MEMANG MEMBERI BEBERAPA KELEBIHAN PADA LELAKI
إن هذه الاختلافات تثبت أن الذكر يختلف عن الأنثى ولا يمكن أن يكونا متساويين، وهذا يدحض حجج الملحدين الذين يدعون للمساواة بين الرجل والمرأة في كل شيء، ويؤكد صدق كلام الله تعالى عندما قال: (وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَى) [آل عمران: 36].
Maka apabila melahirkannya berkatalah ia: “Wahai Tuhanku! Sesungguhnya aku telah melahirkan seorang anak perempuan (sedang yang aku harap-harapkan ialah anak lelaki), dan  Allah memang mengetahui akan apa yang dilahirkannya itu dan memanglah tidak sama anak lelaki dengan anak perempuan; dan bahawasanya aku telah menamakannya Maryam dan aku perlindungkan ia dengan peliharaanMu, demikian juga zuriat keturunannya, dari godaan syaitan yang kena rejam (yang dikutuk dan disingkirkan)”.
ayat di atas jelas menunjukkan banyak perbezaan diantara lelaki dan perempuan
ومن أحدث الاكتشافات التي تؤكد هذا الكلام أن العلماء قد وجدوا اختلافات جوهرية بين قلب الرجل وقلب المرأة، ففي خبر علمي أفاد باحثون أمريكيون بأن الرجال والنساء الذين تجرى لهم عمليات زرع أعضاء تكون احتمالات الموت لديهم مرتفعة إذا كان المتبرع من الجنس الآخر.
وأشار باحثون من جامعة هوبكنز في بالتيمور إلى أن السبب غير واضح ولكن قد يكون نتيجة اختلافات الحجم في القلب، حيث يعتقد أن قلوب الرجال أكبر حجماً أو عوامل هرمونية ومناعية ما.
وأوضح الباحثون أن المرضى الذين تزرع لهم أعضاء من متبرعين من الجنس الآخر يزيد خطر الموت لديهم بنسبة 15 بالمئة مقارنة مع هؤلاء الذين كان المتبرعون لهم من نفس جنسهم، ولذلك على الأطباء أن يمنحوا المريض الذي يحتاج لعملية زرع قلباً من نفس جنسه.
وأكدت جمعية القلب الأمريكية أن أكثر من 2000 عملية زرع قلب تجرى في الولايات المتحدة كل عام ويشكل الرجال نحو ثلاثة أرباع المرضى.
WALAUPUN TERDAPAT USAHA MEMELIHARA  HATI DENGAN TUJUAN MEMANJANGKAN UMUR NAMUN PADA FIRMAN ALLAH SWT JELAS MENUNJUKKAN MEREKA TIDAK MAMPU BERBUAT DEMIKIAN.
أحبتي في الله! إن عمليات زراعة القلب من ضمن العمليات الهادفة لإطالة عمر الإنسان والله تعالى يقول: (وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ) [المنافقون: 11]. وقد خُيّر النبي الكريم عليه الصلاة والسلام بين لقاء الله وبين الدنيا فاختار الرفيق الأعلى!
Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali akan melambatkan kematian seseorang (atau sesuatu yang bernyawa) apabila sampai ajalnya dan Allah Amat Mendalam PengetahuanNya mengenai segala yang kamu kerjakan.  Al-Munafiqun : 11
فعمليات زراعة القلب لم تقدم شيئاً للإنسان سوى إطالة عمره سنوات قليلة مترافقة مع الألم وجرعات الدواء والتكاليف الباهظة، ولو أراد الله لأطال عمر هذا الإنسان من دون اللجوء إلى مثل هذه العمليات.
Bukti hati bertanggungjawab untuk berfikir
وبما أنه ثبت علمياً أن القلب مسؤول عن التفكير والإدراك وحتى الإيمان والكفر فإن المؤمن ينبغي أن يبتعد عن مثل هذه العمليات وأن يرضى بلقاء الله تعالى، فهو القائل: (مَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ اللَّهِ فَإِنَّ أَجَلَ اللَّهِ لَآَتٍ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ) [العنكبوت: 5].
Sesiapa yang percaya akan pertemuannya dengan Allah (untuk menerima balasan), maka sesungguhnya masa yang telah ditetapkan oleh Allah itu akan tiba (dengan tidak syak lagi) dan Allah jualah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.
Manusia mesti memahami bahawa mereka tidak akan dapat melampaui sesuatu yang telah Allah SWT hadkan
ويجب أن نعتقد أن الله كتب لكل نفس أجلاً محدداً لن تتجاوزه، يقول تعالى: (كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ) [آل عمران: 185]
Tiap-tiap yang bernyawa akan merasai mati, dan bahawasanya pada hari Kiamat sahajalah akan disempurnakan balasan kamu. Ketika itu sesiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke syurga maka sesungguhnya ia telah berjaya. Dan (ingatlah bahawa) kehidupan di dunia ini (meliputi segala kemewahannya dan pangkat kebesaran) tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya.
BUKTI ALLAH SWT SAHAJA YANG DAPAT MENENTUKAN DAN MENAMBAH DAN MEMENDEKKAN UMUR SEMUA MAKHLUK
Kamilah yang menentukan (dan menetapkan masa) kematian (tiap-tiap seorang) di antara kamu dan Kami tidak sekali-kali dapat dikalahkan atau dilemahkan;
. وقد ثبت علمياً أن كل محاولات إطالة العمر باءت بالفشل الذريع، والسبب أن الموت يُخلق داخل خلايا أجسامنا وهو عملية منظمة ومقدرة ولذلك قال تعالى: (نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ) [الواقعة: 60].

Janji Allah SWT Pada Mereka Yang Berkahwin


http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs106.snc3/15345_104819532866848_100000164066274_131789_5336383_n.jpg
http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs431.snc3/24825_108069992548981_100000379416910_148510_6982652_s.jpg
Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.
Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya.
Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku…
1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)
Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.
2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)
Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, “apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?”.
Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah – dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?
3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) [1]
Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.
4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21)
5. “Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ ”. (Al Mu’min : 60)
Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dan seterusnya.
Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlash, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll. [2]
Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia [3], pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll. [4]
Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dan lain-lain. [5]
Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.
Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam”. (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad). [6]
Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35). [7]
Telah bersabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim). [8]
6. ”Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat”. (Al Baqarah : 153)
Mintalah tolong kepada Allah dengan sabar dan shalat. Tentunya agar datang pertolongan Allah, maka kita juga harus bersabar sesuai dengan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Juga harus shalat sesuai Sunnahnya dan terbebas dari bid’ah-bid’ah.
7. “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 – 6)
Ini juga janji Allah. Mungkin terasa bagi kita jodoh yang dinanti tidak kunjung datang. Segalanya terasa sulit. Tetapi kita harus tetap berbaik sangka kepada Allah dan yakinlah bahwa sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Allah sendiri yang menegaskan dua kali dalam Surat Alam Nasyrah.
8. “Hai orang-orang yang beriman jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Muhammad : 7)
Agar Allah Tabaraka wa Ta’ala menolong kita, maka kita tolong agama Allah. Baik dengan berinfak di jalan-Nya, membantu penyebaran dakwah Islam dengan penyebaran buletin atau buku-buku Islam, membantu penyelenggaraan pengajian, dll. Dengan itu semoga Allah menolong kita.
9. “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa”. (Al Hajj : 40)
10. “Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (Al Baqarah : 214)
Itulah janji Allah. Dan Allah tidak akan menyalahi janjinya. Kalaupun Allah tidak / belum mengabulkan doa kita, tentu ada hikmah dan kasih sayang Allah yang lebih besar buat kita. Kita harus berbaik sangka kepada Allah. Inilah keyakinan yang harus ada pada setiap muslim.
Jadi, kenapa ragu dengan janji Allah?
Footnote:
[1] Lihat Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Konsep Perkawinan dalam Islam, Pustaka Istiqomah, Cet. II, 1995, hal. 12
[2] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Adab & Sebab Terkabulnya Do’a, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cet. I, Des 2004, hal. 1 – 2
[3] Allah turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah lalu berfirman, “Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepada-Ku tentu Aku ampuni.” Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit. (HR. Bukhari 145, Muslim 758) (lihat Tahajjud Nabi, Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al Qahthani, Media Hidayah, Sept. 2003, hal. 27).
[4] Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Adab & Sebab Terkabulnya Do’a, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Cet. I, Des 2004, hal. 8 – 14
[5] Idem, hal. 15 – 22
[6] Abdul Hakim bin Amir Abdat, Al – Masaa-il Jilid 3, Penerbit Darul Qalam, Jakarta, Cet. II, 2004 M, hal. 103
[7] Idem, hal. 105
[8] Idem, hal. 101

10 Sikap Buruk Manusia Yang Di Cela Oleh Allah S.w.t

SYEIKH Abdul Kadir Abdul Mutalib dalam buku tasauf Penawar Bagi Hati menjelaskan mengenai sepuluh celaan Allah kepada manusia akibat dari kelakuan dan tabiat manusia sendiri ketika menempuh kehidupan seharian.
Sepuluh celaan itu berdasarkan sepuluh sikap yang lazim dilakukan manusia iaitu:
1. Gelojoh ketika makan
Dalam erti kata lain, seseorang yang kuat dan tidak bersopan ketika makan. Sikap ini juga meliputi maksud makan terlalu kenyang, menyediakan makanan dalam jumlah yang berlebihan, yang akhirnya membawa kepada pembaziran.
2. Banyak bercakap
Allah mencela manusia yang suka bercakap perkara yang sia-sia, fitnah memfitnah, umpat keji dan kata mengata kerana semua jenis percakapan itu menjurus kepada permusuhan dan perbalahan sesama manusia.
3. Suka marah-marah
Kemarahan boleh membuat seseorang itu bertindak di luar batas kemanusiaan. Perbuatan marah akan diikuti dengan maki hamun, mengherdik dan perkelahian yang boleh mengakibatkan kecederaan atau pembunuhan.
4. Hasad dengki
Seseorang yang bersifat dengki sanggup melakukan apa saja dalam bentuk kejahatan atau jenayah. Perbuatan menipu dan sanggup memusnah hidup orang lain adalah antara sifat keji yang lahir dari perasaan hasad dengki. Rasulullah bersabda: ‘Dengki itu memakan segala kebaikan’ (riwayat Muslim).
5. Kedekut
Rezeki yang Allah kurniakan lebih suka disimpan hingga bertimbun banyaknya. Sifat kedekut menghijab (menutup) seseorang dari membelanjakan sebahagian dari hartanya ke jalan kebaikan termasuk menderma, membuat kebajikan ke jalan Allah dan membantu orang yang memerlukan.
6. Bermegah-megah
Ia termasuk sikap suka status atau jawatan, gelaran dan menerima sanjungan.
7. Cintakan dunia
Terlalu menghambakan diri kepada perkara duniawi hingga melupakan tuntutan ukhrawi. Rasulullah bersabda: “Bekerjalah kamu di dunia seolah-olah kamu akan hidup seribu tahun, dan beramallah kamu untuk akhirat seolah-olah kamu akan mati esok hari.”
(riwayat Bukhari dan Muslim).
8. Ego atau sombong
Sifat membuat seseorang merasakan dirinya mempunyai kelebihan dalam banyak perkara dari orang lain hingga mereka lupa bahawa hanya Allah saja yang bersifat maha besar.
9. Ujub dan suka bangga diri
Perbuatan ini ada unsur megah dan sombong dengan kelebihan dan kepandaian yang dikurniakan Allah. Rasa bersyukur tidak ada lagi dalam diri kerana telah diselaputi perasaan ego.
10. Gemarkan pujian atau riak
Manusia jenis ini suka meminta dipuji dalam setiap perkara yang dilakukan. Sikap baiknya, jasa dan baktinya mahu dikenang sampai bila-bila. Ini jelas membayangkan bahawa sikap baiknya selama ini, tidak diiringi dengan kejujuran dan keikhlasan.
Sepuluh sikap yang dicela Allah ini, jika diamalkan, akan termasuk dalam kategori melakukan dosa besar.

20 Cara Membahagiakan Isteri

Rumahku Surgaku. Itulah harapan sebuah pernikahan. Memang, tidak mudah untuk mewujudkan harapan tersebut, boleh juga rumahku menjadi nerakaku. Memerlukan kerjasama yang harmoni diantara suami dan isteri ketika mengharungi bahtera pernikahan. Selain itu, memerlukan pemahaman mengenai cara memelihara pernikahan agar tetap harmoni dan tahan terhadap badai ujian.  Berikut penjelasan praktik dan padat karya Syeikh Umar Bakri Muhammad “Nasihat Indah Untuk Suami Istri” yang diterbitkan oleh Cakrawala Publishing.
Rasulullah SAW bersabda :
“ Yang terbaik di antara kalian adalah yang paling baik (perlakuannya) terhadap isteri-isterinya dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap isteri-isteriku.”
Rasullullah SAW juga bersabda :
“ Tidak ada yang memuliakan wanita dengan sejati kecuali laki-laki yang pemurah (dermawan) dan tak seorangpun yang menghina mereka (wanita) kecuali laki-laki yang kasar.”
Tugas-tugas seorang suami kepada istrinya :
1.       Hendaklah Anda selalu memperlihatkanlah wajah yang menyenangkan ketika masuk ke rumah, ucapkan salam Islam “assalaamu’alaikum” dengan senyuman yang manis, raih tangannya dan peluklah isteri anda dengan mesra.
2.       Ketika berbicara, untaikan kalimat yang manis serta memikat isteri Anda. Usahakan isteri Anda merasa benar-benar diperhatikan dan menjadikannya wanita paling khusus untuk Anda. Untaian kalimat  yang disampaikan kepadanya hendaknya jelas (ulangi jika perlu) dan panggillah isteri Anda dengan sebutan yang dia sukai seperti ; manisku, sayangku, cintaku dan lain sebagainya.
3.       Meskipun Anda mempunyai beban kerja yang banyak, luangkanlah waktu untuk beramah tamah dan bercengkerama dengan istri Anda. Hal ini juga  dilakukan oleh Rasulullah SAW dimana beliau juga beramah tamah dan menghabiskan waktu bersama para istri beliau, meskipun pada saat itu beliau juga penuh dengan pekerjaan serta beban tanggung jawab yang sangat besar.
4.       Mainkanlah suatu permainan ataupun selingan yang menggembirakan bersama istri Anda. Hal ini dinyatakan dalam suatu hadis bahawa Rasullah SAW bersabda: “Semua hal yang  di dalamnya tidak menyebut nama Allah SWT, adalah suatu sia-sia, kecuali dalam empat hal : seorang laki-laki yang sedang bermain dengan isterinya, melatih kuda, membidik di antara dua sasaran, serta mengajarkan berenang.”
5.       Membantu pekerjaan sehari-hari rumah tangga.  Usahakan Anda membantu dan menolong isteri Anda dengan tugas-tugas seharian rumah tangga Anda, seperti membeli makanan, mempersiapkan makanan,  membersihkan serta mengatur rumah, dan lain sebagainya. Hal-hal seperti ini akan membawa kebahagiaan tersendiri pada diri isteri Anda dan tentu saja akan semakin memperkuat cinta Anda dan hubungan Anda bersama sang Isteri.
6.       Usahakan musyawarah selalu menghiasi rumah tangga Anda. Bermusyawarahlah dengan istri Anda, dalam setiap permasalahan. Pendapat yang di sampaikan Ummu Salamah kepada Rasulullah SAW pada saat perjanjian Hudaibiyyah adalah suatu kejadian yang sangat terkenal. Hal ini merupakan cara yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW untuk bermusyawarah dengan para istri dan para sahabat beliau.
7.       Ketika Isteri Anda sedang berkunjung ke tempat saudaranya, teman-temannya, serta orang-orang saleh, maka temanilah isteri Anda.
8.       Tata cara melakukan perjalanan dan meninggalkan istri di rumah. Jika Anda tidak boleh membawa serta istri Anda dalam perjalanan, maka ucapkanlah selamat tinggal dengan penuh rasa sayang, bekalilah istri Anda dengan persediaan keperluan sehari-hari dan wang secukupnya, mintalah isteri Anda untuk mendoakan Anda, sering-seringlah untuk menghubungi isteri Anda. Jangan lupa untuk meminta pertolongan kepada orang yang Anda percayai untuk menjaga keluarga Anda selama Anda pergi. Persingkatkan perjalanan Anda jika dirasa sudah tidak penting lagi dan pulanglah dengan membawa buah tangan. Hindari untuk pulang pada malam hari atau pada saat-saat yang tidak diharapkan.
9.       Sokongan kewangan. Tumbuhkanlah sikap pemurah pada diri Anda dalam urusan pengeluaran rumah tangga Anda, tentunya harus sesuai dengan kemampuan kewangan Anda. Sokongan kewangan yang baik  (tidak boros tentunya) akan sangat berguna untuk memelihara kestabilan perkawinan Anda.
10.   Buatlah diri Anda agar selalu berbau harum dan perindah penampilan Anda . Allah SWT itu indah dan Dia menyukai keindahan. Maka selalu bersihlah Anda, rapi, dan pakailah minyak wangi. Ibnu Abbas r.a. berkata : “Saya menyukai keindahan diri saya sendiri untuk isteri saya, seperti halnya saya menyukai keindahan isteri saya untuk saya.”
11.   Tentang hubungan seksual. Merupakan tugas dari suami untuk mencukupi keperluan serta hasrat seksual si istri. Boleh jadi sekali waktu isteri Anda sedang berada dalam masa yang sangat prima berkenaan dengan kesihatan fisikal dan psikologinya.
12.   Penuh perhatian. Seorang suami muslim harus sangat perhatian dan penuh perasaan terhadap isterinya. Isteri Anda pasti mengalami  pelbagai perubahan baik secara fisikal dan psikologi. Pada saat-saat seperti itu, isteri Anda sangat memerlukan suatu perlakuan yang mesra dan penuh perhatian, agar isteri Anda boleh menghapus kesusahan dan kesedihan yang sedang dialaminya, serta menenangkan perasaannya yang mudah tersentuh.
13.   Jagalah kerahsiaan perkawinan Anda. Diriwayatkan dalam sebuah hadis oleh Abu Sa’id Al-Khudry bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Sungguh di antara orang yang paling buruk di hadapan Allah SWT pada saat hari kebangkitan adalah laki-laki yang mendatangi isterinya untuk melakukan hubungan badan, dan dia membeberkan rahsia itu (tentang hubungan badan) kepada yang lain.”
14.   Bekerja sama dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT, solat berjama’ah dan selalu tingkatkan aktiviti Anda dalam beribadah kepada Allah SWT, seperti bersedekah, zikir (mengingat Allah SWT), dan solat pada malam hari (qiyamul lail). Rasulullah SAW bersabda: “Semoga rahmat Allah SWT dilimpahkan kepada laki-laki yang bangun pada malam hari dan membangunkan isterinya untuk solat bersamanya, dan jika dia menolak maka percikkan air ke wajahnya”.
15.   Selalu menunjukkan rasa hormat kepada keluarga dan teman isteri Anda.
16.   Usahakan untuk mendidik isteri Anda tentang islam dan berilah isteri Anda nasihat-nasihat.
17.   Cemburu yang sewajarnya.
18.   Bersabar dan berlaku lembutlah kepada isteri Anda. Kawalkan sifat marah Anda dan buatlah si istri untuk menghilangkan keraguannya terhadap Anda, dan nasihatilah dia ketika melakukan suatu kesalahan.
19.   Jadilah pemaaf  dan tegurlah isteri Anda dengan cara yang baik dan sampaikan pada saat yang benar-benar tepat.
20.   Jadilah seorang suami muslim yang sejati, dan terapkan semua yang pernah dibaca dan difahami tentang Islam,  dengan arif dan bijaksana.

13 Bukti Allah s.w.t Mencintai Kita

1-Allah menganugerahkan agama dan Hidayah,
ketahuilah Allah menyintai kita.
و ان أعطاك الله المشقّات و المصاعب و المشاكل فاعلم ان
الله يحبك و يريد سماع
صوتك في الدعاء
2-Allah memberi kita pelbagai musibah, ketahuilah Allah ingin mendengar suara dan rayuan kita.

و ان أعطاك الله القليل فاعلم ان الله يحبك و انه سيعطيك
الأكثر في الآخره

3- Allah hanya memberi sedikit sahaja nikmat di dunia, ketahuilah Allah akan memberi nikmat yang tidak terhitung pada kita di Akhirat kelak.

و ان أعطاك الله الرضا فاعلم ان الله يحبك وانه اعطاك
اجمل نعمة
4-Allah memberi keredhaan kepada kita, ketahuilah Allah telah memberi kepada mu sebaik-baik nikmat.

و ان أعطاك الله الصبر فاعلم ان الله يحبك و انك من
الفائزون
5- Allah kurniakan kepada mu sifat sabar, ketahuilah kamu telah tergolong dalam golongan mereka yang berjaya.

و ان أعطاك الله الاخلاص فاعلم ان الله يحبك فكون
مخلص له
6- Allah kuniakan kepada mu Ikhlas, Sesungguhnya Allah ingin melihat kamu ikhlas kepadaNya.
و ان أعطاك الله الهم فاعلم ان الله يحبك و ينتظر منك
الحمد و الشكر
7- Allah memberi kepadamu Ilham, ketahuilah Allah kasihkan kamu dan menunggu dari lidahmu, ucapan syukur dan pujian mu kepada Nya.

و ان أعطاك الله الحزن فاعلم ان الله يحبك و انه يخـتبر
ايمانك
8- Allah menganugerahkan sedih dan duka kepada mu, ketahuilah Allah cintakan kamu dan ingin menilai keimanan mu.

و ان أعطاك الله المال فاعلم ان الله يحبك و لا تبخل على
الفقير
9-Allah kurniakan harta kepadamu, itulah tanda Allah menyintai mu dan janganlah kamu bakhil terhadap golongan fakir.

و ان أعطاك الله الفقر فاعلم ان الله يحبك و اعطاك ما هو
اغلى من المال
10-Allah beri kepada mu keadaan fakir, ketahuilah Allah cinta kepadamu dan telah memberi kepada mu sesuatu yang lebih bernilai daripada Harta.
و ان أعطاك الله لسان و قلب فاعلم ان الله يحبك استخدمهم
في الخير و الاخلاص
11-Allah menganugerahkan kepada mu lidah dan hati, ketahuilah Allah menyintaimu untuk mempergunakan keduanya ke arah kebaikkan dan keikhlasan
و ان أعطاك الله الصلاة و الصوم و القرآن و القيام فاعلم
ان الله يحبك فلا تكن
مهملاً و اعمل بهم
12- Allah memberi kepada mu Solat, Puasa, Al-Quran dan berjaga malam. Ketahuilah Allah menyayangi mu, Maka janganlah kamu tidak memperendahnya atau mempermainknnya.. Tetapi beramallah dengannya.
و ان أعطاك الله الاسلام فاعلم ان الله يحبك
13- Allah menganugerahkan Islam kepada mu, ketahuilah Allah telah menyayangi mu.
————————————————————