"Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui." (Al-Baqarah: 169).
“Wahai orang beriman, jika datang kepada kamu seorang fasik membawa sesuatu berita, maka selidik (untuk menentukan) kebenarannya, supaya kamu tidak menimpakan sesuatu kaum dengan perkara yang tidak diingini dengan sebab kejahilan kamu (mengenainya) sehingga menyebabkan kamu menyesali perkara yang kamu lakukan.” (Surah al-Hujurat, ayat 6)
Di kemaskini post pada 31/7/2015 Pada jam 23:40pm Kuala Lumpur

Monday, June 13, 2011

Tahap Rasulullah SAW berlapar dan hikmahnya

http://www.islamic-sufism.com/pictures/128743385401132.jpg
Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam Tarmidzi dari Nu’man bin Basyir r.a bahwa ia berkata “Bukankah kamu sekarang bisa hidup bermewah-mewah dengan makan dan minum, apa saja yang kamu mau, kamu mendapatkannya. Aku pernah melihat Rasulullah Muhammad SAW hanya mendapat korma yang buruk saja untuk mengisi perutnya!”
Atau ada kisah juga seperti berikut ini. Pada suatu ketika Umar bin Khattab r.a menyebut apa-apa yang bisa dinikmati manusia sekarang ini dari dunia. Maka dia berkata” aku pernah melihat Rasulullah SAW seharian menanggung lapar, karena tidak ada makanan, kemudian tidak ada yang didapatinya pula selain dari korma yang buruk saja untuk mengisi perutnya.”
Pernah juga kisah yang lain datang dari sahabat Abu Hurairah r.a , ia berkata “Aku pernah datang kepada Rasulullah SAW ketika dia sedang sholat sambil duduk, maka aku pun bertanya kepadanya: Ya Rasulullah! Mengapa aku melihatmu sholat sambil duduk, apakah engkau sakit? jawab beliau: Aku lapar, wahai Abu Hurairah! Mendengar jawaban beliau itu, aku terus menangis sedih melihatkan keadaan beliau itu. Beliau merasa kasihan melihat aku menangis, lalu berkata: Wahai Abu Hurairah! jangan menangis, karena beratnya penghisaban nanti di hari kiamat tidak akan menimpa orang yang hidupnya lapar di dunia jika dia menjaga dirinya di kehidupan dunia.”
Subhanallah, inilah teladan agung dari seorang pemimpin yang harus menjadi contoh bagi kita semua.
Rujukan :
Nota :
Apa yang Rasulullah SAW lakukan akan membuktikan Baginda memiliki kedudukan tertinggi, tiada lagi insan yang lebih lapar dan bersabar demi menunaikan Perintah Allah SWT. Insan lain tidak boleh menjadikan alasan miskin dan susah sebagai batu loncatan untuk meninggalkan perintah Allah SAW seperti berpuasa kerana Rasulullah SAW lebih kuat kesabaran dan lapar tetapi tetap menjunjung Perintah Allah SWT.
Walaupun sedemikian kehidupan Rasulullah SAW, namun umat Baginda adalah juara makan, sehingga mengadakan pertandingan makan dan sebagainya.
Bayangkan jika Rasulullah SAW hidup seperti kita dan Rasulullah SAW memilih Al-Khamr semasa Allah SWT meminta Rasulullah SAW memilih diantara Susu dan Al-Khamr di saat Isra' dan Mikraj. Al-Hamdulillah, Rasulullah SAW memilih Susu, tetapi kini umat Baginda lebih berani daripada Baginda dan telah menukar Susu kepada Arak (Al-Khamr)  dan Lemak Khinzir  dalam makanan mereka seharian. Nauzubillah Min Zalik.
Sila Rujuk Kod Khinzir terbaru daripada JAKIM dalam makanan umat Islam di Malaysia.

No comments: